December 18, 2007

Ini ada artikel bagus dari
http://wss-id.org/blogs/fajar
Membahas tentang produk server terbaru dari Microsoft, yaitu server 2008

Penggunaan Skenario


Sebelum kita melompat ke masalah teknis, mari kita stop terlebih dahulu dan
mamebuat bisnis case untuk mendeploy Microsoft Windows Server 2008 di dalam
organisasi anda. Tentu saja disana terdapat elemen marketing untuk melakukan
ini, dan sebagai pengajar anda harus benar – benar memahaminya. Bagaimanapun
juga kenyataan untuk menjadi seorang IT Pro yang bermaksud mempersiapkan
RFPs untuk pemimpin anda, mempresentasikan silde decks ROI dari rencana
produk dan implementasi, dan mencoba berkerja dengan dana yang terbatas yang
dapat membuat orang lain mengerti seberapa pentingnya teknologi yang
diimplementasikan dan seberapa dibutuhkannya teknologi tersebut.
Jadi mari kita melihat sekilas bagaimana Windows Server 2008 dapat membawa
keuntungan bagi perusahaan anda. Saya beranggapan bahwa anda sudah tahu
beberapa tentang hal dasar mengenai fitur baru dan platform yang dipakai, tetapi
anda juga harus membaca Bab ini sekali lagi seusai anda membaca habis buku ini.
Ini akan memberikan anda ide yang baik dan mengerti kemampuan dari Windows
Server 2008.


Penyediaan Identitas dan Akses Infrastruktur
Di dalam pusat semua perushaan menengah atau perusahaan besar akan ada
sebuah badan yang mengontrol siapa saja yang dibolehkan untuk mengakses
sumber informasi perusahaan anda, bagaimana anda menguji identitas seseorang, hal apa yang boleh mereka lakukan, bagaimana anda mengontrol, dan bagaimana
anda menjaga records untuk auditing dan untuk peningkatan efisiensi.
Ada sesuatu yang melingkupi semua hal tersebut yaitu Identity and Access
Management, atau IDA. Sebuah oraganisasi membutuhkan IDA yang menyediakan
service untuk memanage informasi tentang pengguna dan computer, membuat
sumber informasi berguna dan mengontrol pengakses hal tersebut,
menyederhanakan akses menggunakan single sign-on, memastikan informasi
bisnis yang sensitive sudah cukup terlindungi, dan menjaga sumber informasi anda
selama anda berkomunikasi dan bertukar informasi dengan pelanggan dan partner
bisnis.
Mengapa Windows Server 2008 adalah platform yang ideal untuk membangun
IDA, karena fungsi dasar dari Active Directory sudah ditemukan di seri Windows
server sebelumnya dan mengandung fitur baru dan peninggkatan Active directory
di Windows Server 2008. Sebagai contoh sekarang anda dapat menggunakan
Active Directory Domain Services (AD DS) untuk memaintain detail record apa
saja yang berubah ke dalam objek direktori yang records keduanya mempunyai
nilai baru dari atribut yang telah berubah dari nilai awalnya. Anda dapat
menggunakan supports baru untuk Online Certificate Status Protocol in Active
Directory Certificate Services (AD CS) untuk mempersingkat proses memanage dan
mendistribusikan status informasi di dalam perusahaan anda. Anda dapat
menggunakan beberapa peningkatan performa di Active Directory Rights
Management Services (AD RMS) bersamaan dengan aplikasi RMS-enabled untuk
menolong anda menjaga informasi digital perusahaan anda dari penggunaan yang
tidak diinginkan, ini lebih mudah dilakukan dibandingkan menggunakan RMS di seri
Windows Server sebelumnya. Dan anda dapat menggunakan role Active Directory
Federation Services (AD FS) yang terintegrasi untuk mendukung Web Services
protocol yang berguna untuk menjaga keamanan pertukaran informasi dengan
partner bisnis dan menyediakan single sign-on (SSO) authentication untuk
pengguna dan aplikasi yang selalu berjalan pada online session.
Memastikan Keamanan dan Peraturan yang berlaku
Apakah pengguna dan komputer terkoneksi ke jaringan anda memenuhi
kebutuhan Policy keamanan perusahaan anda ? apakah ada cara untuk
menjalankan hal tersebut ? ya ada. Di dalam penambahannya di standar policy
enforcement mechanisms seperti Group Policy dan Active Directory
authentication, Windows Server 2008 juga memasukan Network Access Protection
(NAP) platform yang baru. NAP menyediakan platform yang membantu
memastikan bahwa computer client yang mencoba connect ke network anda akan
menyocokan dan mendefinisikan system health yang dibutuhkan di dalam security
policy anda. Sebagai contoh, NAP dapat memastikan bahwa computer tersambung
ke network anda untuk mengkases sumber seperti security update yang penting,
software antivirus, file signature, settingan firewall , dan lainnya. Dan jika NAP
memutuskan bahwa computer client tidak sesuai dengan system health yang
dibutuhkan maka kompter client tersebut akan di quarantine dan diisolasi dari
jaringannya, sampai ada yang membolehkan atau anda tidak dapat mengakses
keseluruhan jaringan. Dengan menggunakan kekuatan NAP, anda dapat
menjalankan kebutuhan dengan health requirement jaringan anda dan
mengurangi resiko konfigurasi computer client yang tidak dibutuhkan yang dapat
mendatangkan worms dan malware lainnya
Jika anda benar – benar ingin mengintegrasikan security di server anda, cobalah
deploy dengan memilih Windows Server Core installation di Windows Server 2008.
Windows Server Core installation mempunyai peluang lebih kecil untuk diserang
karena semua komponen yang tidak penting dihilangkan.
Mempermudah Pembangunan yang Sulit
Apakah anda pengguna third-party, maka Windows Automated Installation Kit
(Windows AIK) adalah pilihan yang tepat, Windows AIK di deploy diatas platform
Windows Vista dan komponen baru dari Vista, modular architecture dan windows
image (.wim) file based installation format. Windos Vista dan Windows AIK
mengubah segalanya, dan sekarang Microsoft datang dengan kekuatan penuh di
deployment tools arena. Dan dengan diluncurkannya Microsoft Solution
Accelerator untuk Business Desktop Deployment (BDD) 2007 sekarang pelanggan
mendapatkan best-practice set guidance dan tools dari Microsoft yang dapat
mereka gunakan dengan mudah untuk mendeploy Windows Vista dan Office 2007
system.
Jadi mendeploy Windows clients sangatlah mudah sekarang, namun bagaimana
mendeploy windows server ? Windows Server 2008 mempunyai banyak
improvements dengan Windows Deployment services yang baru, update dan
design ulang dari Remote Installation Services (RIS) yang ditemukan di windows
server 2003 dan windows server 2000. Windows Deployment Services
memungkinkan enterprise mendeploy windows operating system dengan sangat
cepat menggunakan network-based installation, semua prosesnya tidak
membutuhkan anda di depan computer secara fisik atau menginstall dari media
DVD.
Dan Jika anda ingin mendeploy windows server 2008 menggunakan panduan dan
tools maka anda dapat menggunakan tools yang baru yang disebut Solution
Accelerator for Windows Server Deployment dan akan mengandung Windows AIK,
imageX, Windows Deployment Services, dan berbagai developer tool lainnya yang
support point-and-click, drag-and-drop, sama dengan BDD 2007.

Windows Vista

December 13, 2007

vista 

 Yuk kita mengenal lebih dekat produk dari Microsoft yang satu ini, yaitu Windows Vista.

Versi Windows Vista

1. Home Versions
2. Business Versions

Versi Lain /Optional

- Vista Starter
  OEM – Di distribusikan dengan paket komputer baru / branded.

32-bit & 64-bit VersionsStarter edition is 32-bit only
32-bit & 64-bit DVDs come with Ultimate
Home & Business must order 64-bit DVD More RAM allowed (8GB/16GB/128 GB)
Special 64-bit programs

Versi Vista Home

- Vista Home Basic
No domain support (5 computer networks max)
No Aero interface, Limited backup capabilities, No second monitor
No Group Policy, No Offline Files, No Shadow Copy
No Premium games, No DVD Maker, No Media Center
Parental Controls, Movie Maker are in Home Basic & Home Premium

- Vista Home Premium
No domain support (10 computer networks max)
Everything you get in Home Basic PLUS:
Aero interface, Media Center, DVD Maker, Second Monitor, Tablet PC.

- Vista Ultimate

Gabungan dari semua versi
Windows Ultimate Extras (Additional games, utilities and other “cool” stuff)

Vista Business Versions

- Vista Business
Domain support (or 10 computer peer-to-peer networks)
2 CPU (physical) support
Group Policy, Offline files, IIS, Shadow Copy, System imaging/recovery
No Media Center, No DVD Maker, No Movie Maker, No Parental Controls

- Vista Enterprise
Essentially the same as Vista Business
Volume Licensing customers, No retail
Includes BitLocker, Language support (multiple/same time)

- Vista Ultimate

Gabuangan dari semua versi Vista

Windows Ultimate Extras (Additional games, utilities and other “cool” stuff)

Lebih lengkapnya bisa lihat di link berikut:

http://id.wikipedia.org/wiki/Windows_Vista 

www.microsoft.com/windows/products/windowsvista/default.mspx 

Installing and configure ISA Server 2004 – Part 1

November 27, 2007

Semalam saya mao buka2 buku ISA Server 2004, eh malah baca Installation VPN Server on 2000 Server.. J ada ada aja ya..

Sesuai janji saya di postingan kemarin, hari ini saya akan membahas mengenai ISA Server 2004. Siap2 ya….

Anda boleh mengambil sebagian atau seluruhnya dari postingan ini TANPA harus menyantumkan nama saya atau url website ini. Knowledge is free J OK, ayo kita mulai….

Anda pernah mendengar Microsoft Proxy Server? Nah ISA server itu mirip2 lah, tetapi dengan fasilitas tambahan yaitu firewall.. Betul ga ya… ( betulin ya kalo salah ) J

Disini saya akan coba dengan 3 buah komputer, 1 sebagai Domain Contrroller, 1 ISA Server dan sisanya jadi  client. Untuk spesifikasi hardware minimun adalah sebagai berikut.

spec.jpg

 Lalu untuk client saya install Win Xp SP2 dengan IP 192.168.3.120/24, IP Gateway 192.168.3.100/24, computer name client.

Untuk DC ( Domain Controlleer ) saya install Win Server 2003 SP1 dengan IP 192.168.3.110/24, IP Gateway 192.168.3.100/24, computer name DC.

Untuk ISA Server saya install Win 2003 Server SP1 dengan IP 192.168.3.100/24, IP Gateway kosongkan, computer name ISA. Karena Isa server ini saya pasang 2 LAN cards, maka IP untuk card satunya saya configure nanti sambil jalan.

Ok..Ok..lanjut, dengan kondisi diatas, hal pertama yang kita configure adalah Active Directory (AD).

Instal AD on DC

Kita misalkan domain-nya sahbana.com, di komputer DC klik Start è Run, ketik dcpromo lalu tekan Enter. Klik next pada screen pertama. Lalu pilih default di screen berikutnya yang artinya kita pilih menjadi sebuah domain controller untuk domain baru lalu klik next.

Pilih default pada screen berikutnya yang artinya domain ini adalah new forest lalu klik next. Lalu ketikan SAHBANA.COM di kotak edit Full DNS name for new domain.

ad1

Pilih default NETBIOS name yaitu SAHBANA ( pastikan tidak pakai .COM ) lalu klik Next.

ad2.jpg

Pilih default untuk log files dan databases lalu klik next. Pilih default untuk share system volume lalu klik next. Jika muncul DNS Registration diagnostics failed, pilih pilihan kedua /radio button ke dua, lalu klik next.

ad3.jpg

Di screen berikutnya, pilih Permissions compatible only with Windows 2000 or Windows Server 2003 operating systems.

ad4.jpg

Masukan Restore Mode Password, lalu klik next. ( Bedakan password login dan password Restore Mode ya ).

ad5.jpg

Pastikan CD installernya di CDROM, Lalu setelah Summary screen muncul klik next. Sekarang proses install AD akan berjalan dan komputer ini akan menjadi domain controller.Ketika proses instal selesai akan muncul screen informasi.

Klik Finish lalu Restart komputer DC.

Join ke Domain sahbana.com

Sekarang kita punya domain controller, kita joinkan ISA server dan komputer client ke domain sahbana.com.

Klik Start è Control Panel è System. Lalu muncul screen system properties. Klik tab Computer Name.

ad6a.jpg

Klik tombol change, lalu ketikan sahbana.com di kotak edit Domain lalu klik OK.

 ad7.jpg

Maka system akan minta user dan password untuk join ke domain. Ketikan Administrator dan kosongkan password. ( karena saya pass instal ga saya kasih password, untuk real configurasi sebaiknya Anda kasih password ya… ). Klik OK.

Gambar

Maka akan muncul Welcoming screen. Klik OK lagi.

Gambar

Lalu pastikan komputer DC kita restart, supaya configurasi berjalan dengan baik.( Lakukan join domain pada computer clien juga ya… don’t forget ).

Setelah komputer clien dan ISA server reboot, pastikan anda login ke domain bukan ke local komputer...

to be continue…. 

Temen2 cape nih ngetik nya nanti lanjut ya, makan siang dulu ach trus beresin gambar2 nya n di upload deh gambarnya.

Wassalam,

Halik Sahbana

Firewall

November 26, 2007

Dulu pertama kali kenal firewall waktu jadi as. lab. di kampus.Kita belajar firewall trustix ( application / software base ). applikasi firewall ini jalan di windows os, configurasinya ga terlalu susah. dia terbagi menjadi 3 bagian WAN, DMZ dan LAN.

Kalau di kantor pakai firewall juga, merk …. ( maaf tidak di sebutkan ) tapi ini hardware base. Sama dengan trustix , firewall ini punya tiga bagian WAN, DMZ dan LAN. Konfigurasinya juga tidak terlalu susah.Anda pasti pernah denger yang namanya Zone Alarm, Astaro, Tiny Firewall & Windows firewall itu semua software firewall juga. Kalau windows firewall sudah built in di windows XP sp2 dan windows 2003 SP1 tetapi yang di win 2003 belum enabled, jadi harus di setting dulu supaya enable.Sekarang saya mao sharing tentang firewall, mao kan???

Apa sih firewall itu?Firewall adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman. Umumnya, sebuah firewall diimplementasikan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dan jaringan lainnya. Firewall umumnya juga digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini, istilah firewall menjadi istilah generik yang merujuk pada sistem yang mengatur komunikasi antar dua jaringan yang berbeda. Mengingat saat ini banyak perusahaan yang memiliki akses ke Internet dan juga tentu saja jaringan korporat di dalamnya, maka perlindungan terhadap aset digital perusahaan tersebut dari serangan para hacker, pelaku spionase, ataupun pencuri data lainnya, menjadi esensial.

Saya lebih suka menyebutnya Internet firewall, karena biasanya firewall itu di gunakan antara jaringan lokal dan internet. Anda setuju?

Seperti yang saya sebutkan di atas biasanya internet firewall punya dua atau tiha ethernet port tergantung dari vendor atau modelnya. Port – port tersebut digunakan untuk memisahkan network menjadi area terpisah, port-port itu adalah:

WAN – Wide Area Network, port WAN ini biasanya menghubungkan ke peralatan internet access, contoh modem, atau router.

LAN – Local Area Network, port LAN ini menghubungkan ke local network / private network melalui HUB atau Switch.

DMZ – Demilitarized Zone, port ini digunakan untuk publik server, seperti WEB, FTP atau Email Server. Server yang berada di zona ini dapat di access melalu internet, tetapi masih terjaga dari serangan / gangguan dari pihak luar.

Di bawah ini adalah gambar internet firewall dengan 2 port ethernet.

firewall1

Di Dari gambar di atas, bisa kita lihat bahwa network tersebut tidak mempunyai public server. Network ini hanya mempunyai WAN area / Internet dan LAN area / Private network.

Berikut adalah gambar internet firewall dengan 3 ethernet port.

firewall2

Dari gambar di atas, terlihat bahwa network tersebut mempunyai 3 buat area yaitu WAN area / Internet, DMZ area / Public server and LAN area / Privat Network.

Demikianlah tutorial singkat dari saya, semoga bermanfaat. Setelah artikel ini, saya akan menulis step-by-step implementasi sebuah Microsoft ISA Server. Dari Instalasi, configure sampai running, pokok ke lengkap deh. Ada yang mao…?

Salam IT,

Halik Sahbana

DSL : Digital Subcriber Line

November 23, 2007

Berbicara mengenai koneksi Internet saat ini yang sudah berkembang begitu jauh pasti sudah sering mendengar istilah broadband atau jalur lebar yang salah satunya adalah DSL. Memang DSL bukan satu-satunya teknologi di balik broadband namun teknologi ini yang paling banyak dan umum digunakan terutama di Amerika dan sudah banyak juga digunakan di wilayah Asia. Apa itu DSL, akan dibahas di artikel ini.Pada awal pengenalan Internet di Indonesia, kita hanya mengenal koneksi ke Internet dengan menggunakan modem atau istilahnya ‘dial-up’ untuk pelanggan personal atau individu. Sedangkan bagi kalangan perusahaan, ada yang menggunakan koneksi ‘dial-up’ namun di-’share’ sekantor yang sudah tentu akan sangat lambat koneksinya. Dan ada juga yang menggunakan koneksi leased line atau link langsung ke Internet Service Provider yang rata-rata menggunakan bandwidth atau kapasitas 64 Kbps (Kilobit per detik). Namun saat ini, dengan semakin berkembangnya broadband atau teknologi jalur lebar seperti cable modem dan DSL, sebagian kalangan perusahaan mulai beralih menggunakan teknologi ini karena menawarkan koneksi yang lebih stabil dan bandwidth yang lebih besar.

Meskipun teknologi DSL sudah tersedia di Indonesia, namun masih tidak semua pelanggan personal maupun individu dapat menikmati dan mencoba teknologi ini, oleh karena faktor biaya dan daerah tinggal belum terjangkau oleh infrastruktur DSL. Sebenarnya apa DSL itu dan merupakan singkatan dari apa ? DSL atau kepanjangannya yaitu Digital Subsriber Line merupakan teknologi yang menyediakan kapasitas jalur atau bandwidth yang diperlukan bagi berbagai macam aplikasi termasuk akses ke Internet dan video conferencing. Dan uniknya adalah teknologi DSL ini menggunakan jalur telpon atau jalur dial-up yang ada dengan memanfaatkan kabel telpon yang ada. Untuk lebih jelasnya kita lihat di bagian berikut ini mengenai cara kerja DSL.Cara Kerja DSLSebagaimana sudah dijelaskan dia atas bahwa teknologi DSL menawarkan layanan koneksi Internet yang lebih cepat dibandingkan dengan koneksi dial-up biasa dan menggunakan kabel telpon 2-wire (perhatikan kabel telpon di rumah di dalamnya terdapat 2 kabel kecil lagi yang disebut 2 -wire). DSL menggunakan line telpon yang ada atau tersedia dan tidak perlu untuk menarik atau menambah jaringan / nomor telpon baru khusus untuk DSL. Namun memerlukan peralatan yang disebut DSL modem, di mana komputer atau PC kita terkoneksi ke modem DSL ini dan modem DSL ini dihubungkan ke line telpon yang ada seperti halnya kita menghubungkan modem dial-up kita ke line telpon. Namun yang membedakan dengan dial-up biasaselain kecepatan koneksi yaitu pada koneksi dial-up biasa, line telpon yang sedang digunakan untuk akses Internet tidak akan bisa digunakan untuk percakapan biasa ataupun digunakan untuk menelpon keluar. Namun, dengan menggunakan DSL, hal ini bisa dilakukan, artinya pada saat sedang browsing Internet kita juga dapat menggunakan line telpon yang ada untuk menelpon keluar dan melakukan percakapan seperti biasa.

Untuk lebih jelasnya mengenai koneksi DSL, dapat kita lihat di gambar berikut ini:

DSLDi bagian awal saya sebutkan bahwa tidak semua daerah bisa terjangkau oleh DSL ini. Di bagian ini akan saya jelaskan kenapa dan alasan dibalik itu. Untuk bisa menggunakan DSL ada 2 peralatan yang harus dipasang yaitu di sisi pelanggan atau pengguna dan juga di sisi ISP (Internet Service Provider), perusahaan telkom atau penyedia layanan DSL. Di sisi pelanggan terdapat modem DSL yang berfungsi sebagai transceiver dan pada sisi ISP, atau penyedia layanan DSL harus menyediakan DSL Access Multiplexer (DSLAM) untuk menerima signal koneksi dari sisi pelanggan. Karena masalah jarak antara penyedia DSL dengan calon pelanggan, maka tidak semua tempat bisa terjangkau oleh DSL yang mempunyai keterbatasan dalam hal jarak hubungan antara DSL modem dengan DSLAM ini. Yang kalau untuk ADSL adalah sejauh 3 – 4 kilometer. Keuntungan Penggunaan DSLSetelah mengetahui apa itu DSL dan cara kerjanya. Selanjutnya kita mungkin perlu tahu keuntungan apa saja yang bisa kita dapatkan jika kita menggunakan teknologi ini.- Pada saat bersamaan kita bisa terhubung ke Internet dan dapat menggunakan line telpon yang ada untuk melakukan percakapan - Kecepatan akses yang lebih tinggi dibandingkan dengan dial-up biasa (lihat tabel di bawah).- DSL dapat menggunakan line telpon yang ada tanpa perlu menambah line baru.- Layanan akses yang selalu ‘On’ sehingga bisa digunakan kapan saja.- Menggunakan sinyal digital sehingga tidak melewati jaringan analog telekomunikasi biasa yang dapat mempengaruhi kecepatan transfer rate. Sebagai bahan perbandingan koneksi DSL dengan koneksi lainnya seperti dial-up, bisa dilihat pada tabel berikut ini: tabel1Downstream merupakan data yang ditarik dari Internet ke komputer atau PC kita, sebaliknya upstream merupakan upload data atau data yang dikirim dari komputer kita menuju Internet.Tipe DSLAda banyak macam atau tipe DSL ini atau sering diistilahkan dengan xDSL. Namun penulis tidak akan membahas secara detil satu per satu hanya menjelaskan garis besar perbedaan antara yang satu dengan yang lainnya. Adapun tipe-tipe DSL antara lain adalah:- SDSL (Symmetric DSL), tipe DSL ini menyediakan bandwidth yang sama antara upstream dan downstream dan merupakan turunan dari HDSL. Umumnya beroperasi pada kecepatan data 784 Kbps atau setengahnya T1 (1.54 Mbps). - ADSL (Asymmetric DSL), untuk tipe DSL ini bandwidth downstream lebih besar dari upstream. ADSL ini banyak digunakan di rumahan atau perkantoran kecil (SOHO / small office home office). - RADSL (Rate Adaptive DSL), tipe DSL ini secara otomatis mengatur kecepatan akses disesuaikan dengan kondisi line yang digunakan.- HDSL (High-Data-Rate DSL), teknologi ini sama dengan SDSL yaitu simetrik dan umumnya digunakan dengan PBX. Dan HDSL ini juga digunakan sebagai alternatif dari penggunaan T1 (1.54 Mbps) yang beroperasi di wilayak Amerika atau E1 (2 Mbps) beroperasi di wilayah Eropa. - VDSL (Very-High-Rate DSL), teknologi dengan kecepatan tinggi namun dengan jangkauan atau jarak yang pendek. Table2Untuk di Indonesia saat ini sudah ada ISP (Internet Service Provider) yang menawarkan layanan ADSL dengan harga berkisar 350 ribu rupiah per bulan, dan sayangnya harga ini tidak untuk koneksi unlimited (tidak terbatas) artinya ada batasan dalam jumlah data yang didownload, dan apabila melebihi dari yang ditentukan dalam sebulan, maka harus membayar kelebihannya dalam hitungan per Megabyte. Ada satu hal yang penulis sangat tidak setuju dengan pernyataan ISP ini yang mengatakan bahwa keuntungan penggunaan DSL yaitu bahwa dari sisi security atau keamanan komputer bahwa keamanannya jauh lebih baik dibandingkan dengan koneksi dial-up di mana linenya di share dengan umum. Karena data yang pernah dibaca penulis berdasarkan riset yang dibuat oleh salah satu institusi seperti CSI di Amerika adalah bahwa dengan maraknya penggunaan DSL di ‘home user’ meningkatkan jumlah kasus dan menambah jumlah korban yang datanya berhasil dihack orang lain. Karena dengan koneksi DSL berarti hubungan komputer anda dengan Internet akan selalu ‘ON’ dalam 24 jam sehingga apabila kita meninggalkan komputer kita nyala tanpa digunakan dan ditinggalkan begitu saja, maka sama halnya dengan kita meninggalkan rumah kita dengan kondisi pintu rumah terbuka tanpa ada orang di dalamnya. Sangat mengundang, bukankah begitu ??


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.